Bokeptetangga- Cerita Seks Ini Adalah Cerita dewasa ini adalah salah suatu pengalaman nyata dari warna warni kehidupan ini. Nafsu sex telah membutakan segalanya, nafsu sex telah menghilangkan akal sehatku, sehingga muncul cerita dewasa yang ga pantas ini. Sebelum aku menceritakan cerita sex dewasa ini, perkenalkan dulu namaku Roy, umur 32 tahun.
BAGIAN KEEMPAT - MALAM PERTAMA updated tanggal 04/04/2020 pada Keesokan harinya bang ewo pun pamit untuk pulang ke rumahnya yang berada pinggiran kota, tidak jauh dari rumah lama kami. Dan aku pun kembali kepada aktifitasku biasanya yaitu sekolah, pulang, namun pada kali ini aku sangat mengurangi jatahku untuk bermain di halaman belakang sejak kejadian waktu itu. Rasanya rumah ini sungguh terasa asing bagiku sekarang, atau karena aku saja yang terlalu panaroid ya? memang, aku bisa dikatakan sebagai anak yang paling penakut di keluarga ini. Nonton film horror saja, bisa tidak tidur semalaman. Jadi, aku lebih menyibukkan diriku untuk bermain game playstation pada waktu itu. Ketika aku bermain game playstation ini, memang pikiranku akan hal-hal yang membuatku takut sedikit terlupakan. Namun itu hanya bersifat sementara, karena ketika malam telah tiba semua pikiran-pikiran liarku mengenai ruangan yang terkunci itu kembali meluap. Gelisah tak tentu arah, mencoba untuk tidur pun aku tidak bisa karena pikiranku yang selalu mengingat akan hal-hal yang menakutkan mengenai ruangan yang terkunci itu. Aku mencoba untuk menenangkan pikiranku pada saat itu, dari menghitung domba dari satu sampai seratus hingga memikirkan kejadian-kejadian lucu yang ada di sekolah hari ini. Namun semuanya nihil dan tidak ber-dampak sedikit pun kepadaku, padahal mulutku sudah penuh dengan nguapan yang menyuruhku untuk tidur terlelap. Hal hasil aku pun hanya bisa melihat jam yang terus berputar dengan pelannya sambil memikirkan hal-hal yang menakutkan itu. Tidak terasa jarum jam pun sudah menunjukkan ke angka sebelas, orang tua dan adikku pun terlihat sudah tidur terlelap. Badanku tak nyaman, pikiranku pun sangat gelisah pada saat itu. Lantas aku ubah posisi tidurku yang semula terlentang menjadi tengkurap, berharap dengan aku mengubah posisi tidurku itu, akan lebih membuat badanku terasa lelah. Tapi, ternyata pilihanku itu salah besar. Bukannya lelah yang aku dapatkan melainkan pengalaman spiritual yang aku rasakan ketika itu. "tap..tap..tap.." Aku mendengar suara langkah-langkah kaki yang berlari-lari kecil di balik pintu kamarku itu."Oh.. mungkin oomku baru pulang.." pikirku dalam hati. Awalnya aku mengabaikannya saja, namun setelah beberapa menit kemudian langkah-langkah kaki itu pun kembali ku dengar. Pada kali kedua ini, aku masih mencoba untuk ber-positif thinking, "mungkin oomku lapar.." hingga aku mendengar suara tersebut untuk yang ketiga kalinya. Dan lagi-lagi aku masih ber-positif thingking, "cepat juga oomku makannya ya.." Selang beberapa menit setelah itu, terdengar lagi untuk yang ke-empat kalinya. Dan kali ini aku benar-benar takut sekaligus penasaran. "Masa iya oomku malam-malam mondar-mandir? emang mau ngapain?" pikirku sembari mengecek keadaan di balik pintu kamarku itu lewat ventilasi yang berada di pintu itu. Ya, di pintu kamarku terdapat ventilasi kecil yang letaknya dibagian bawah dari pintu tersebut. Jadi, aku bisa mengecek keadaan dari balik pintu itu, lewat celah-celah kecilnya tersebut. "tap..tap..tap..." Yang benar saja! yang aku lihat malam ini bukan main adanya, antara percaya dan tidak percaya. Seketika badanku waktu itu langsung gemetar, mulutku tiba-tiba membisu, bulu kudukku perlahan-lahan berdiri, namun mataku tak bisa memicing sedikit pun. Pandanganku seketika ter-fokus pada bayangan-bayangan kaki yang berukuran mungil yang berlari-lari ke arah dapur, lalu balik lagi ke arah ruang tamu. Sontak, aku pun langsung menutup kepalaku dengan bantal dalam-dalam dan tidak bisa mengeluarkan sepatah kata apa pun dari mulutku. Tidak lagi aku bisa berpikir panjang saat itu, yang bisa kulakukan hanya lah memejamkan mata hingga pada akhirnya aku pun terlelap. Dan aku berharap, keesokan harinya aku bisa menceritakan kejadian semalam pada orangtuaku. Namun anehnya pada keesokan harinya itu, sekilas aku terlupa dengan kejadian semalam hingga aku pun tidak ingat untuk menceritakannya kepada orangtuaku. Tapi, kejadian itu kembali teringat ketika malam hari tiba disaat aku ingin tidur. Entahlah aku pun tidak mengerti, apa yang membuatku lupa untuk menceritakannya kepada orangtuaku, atau jangan-jangan mereka sedang mem-permainkan pikiranku? lantas untuk apa? apakah mereka takut untuk dianggap ada oleh manusia? atau apakah mereka ingin dianggap tidak ada oleh manusia? sungguh pikiranku pada saat itu benar-benar tidak karuan lagi. Dua hari telah berlalu sejak malam pertama mereka menampakkannya kepadaku, di malam kedua kemarin mereka juga masih tetap menampakkan kehadirannya kepadaku, pada jam yang sama, tempat yang sama dengan langkah-langkah kaki yang sama. Entah apa maksud mereka melakukan hal itu, apakah mereka hanya ingin menakut-nakutiku? atau apakah mereka ingin mengajakku bermain? tapi seharusnya mereka paham bahwa aku terlalu takut untuk bermain bersama mereka. Di hari ketiga ini, aku benar-benar bertekat untuk menceritakannya kepada orangtuaku, apa yang aku lihat pada dua malam kemarin. Tapi nyatanya tekatku hilang bersama dengan ingatanku, sesaat aku melupakan lagi apa yang harus aku sampaikan kepada orangtuaku itu. Namun aku menyadarinya sekarang, sepertinya aku tidak lupa dengan apa yang ingin aku sampaikan kepada orangtuaku saat itu, hanya saja aku merasa berat untuk menceritakan hal-hal tersebut kepada mereka. Mungkin, kalian pun pernah mengalami atau berada diposisi yang sama. Aku pun sulit menjelaskannya mengapa, tapi aku yakin kalian yang pernah berada pada posisiku ini pasti mengerti apa yang kumaksud. Malam pun telah tiba, aku sudah bersiap-siap dengan mentalku untuk menghadapi suara-suara aneh yang mereka buat. Detik demi detik, menit demi menit, setia aku melihat jarum jam yang berputar dengan lambatnya. Dan tidak terasa jarum jam pun telah menunjukkan pada angka sebelas, senantiasa aku tunggu kode-kodean dari mereka. Tapi anehnya, sudah lewat lima menit, suara-suara mereka pun masih belum terdengar, aku tunggu lagi dengan mental yang sudah aku persiapkan sebelumnya sembari mengubah posisi tidurku menjadi tengkurap dan sesekali melihat ke arah ventilasi pintu tersebut. Tapi, lima belas menit setelahnya, tiga puluh menit setelahnya, hasilnya nihil. Mereka pada malam ini tidak menampakkan dirinya seperti malam-malam sebelumnya. Ada apa? apakah mereka sudah pergi dari rumah ini? atau apakah mereka sudah puas untuk menakut-nakutiku? setidaknya aku pun menunggu mereka hingga aku terlelap dengan tidur tengkurapku. "Malam ini, sepertinya tidurku sangat nyenyak sekali.." Keesokan harinya hari ke-empat setelah penampakkan pertama, aku pun melanjutkan aktifitasku seperti biasanya sebagai anak pelajar yang dari pagi sampai sore aktifitasku untuk pergi menimba ilmu ke sekolah dan dari sore hingga malam aku pergunakan untuk bermain game atau membuat peer sekolahku jika ada. Pikiranku mengenai kejadian-kejadian sebelumnya mulai memudar, dan pada saat itu jam menunjukkan angka sepuluh. Aku pun berbaring di tempat tidurku, sekilas aku melihat ke arah tempat tidur adikku yang tidak jauh dari tempat tidurku, "Oh, masih belum tidur ya.." gumamku sembari aku melihat adikku sedang berbincang-bincang dengan orangtuaku. Aku pun sudah tidak lagi menghiraukan kejadian-kejadian kemarin itu, hingga aku pun lengah karenanya. Ketika orangtuaku sudah terlelap tidur, dan ketika adikku masih bersiap-siap untuk tidur.. "tap...tap..tap..." seketika itu pun aku keringat dingin karena mendengarkan suara-suara aneh yang tidak ingin kudengar lagi, "aku pikir mereka telah benar-benar pergi.." lalu aku pun melihat angka jarum jam yang telah menunjukkan angka sebelas. Diam membisu dengan bulu kudukku yang berdiri, aku pun langsung mengambil posisi tidur tengkurap sembari melihat ke arah ventilasi pintu itu. Lantas, adikku ketika itu melihatku dan berkata, "bang.. ngapain?" aku pun langsung menyuruh adikku untuk diam dengan kodean tanganku padanya. Karena penasaran, adikku menghampiriku dan melihatku sedang memperhatikan ke arah ventilasi pintu kamar itu. "Ngapain bang liat-liat kesana?" tanya adikku. Aku pun langsung menarik tangannya dan menyuruhnya untuk melihat ke arah ventilasi pintu tersebut, dan kami pun pada saat itu sama-sama memperhatikan bayangan-bayangan anak kecil yang sedang berlari-lari itu. Aku pikir ini hanyalah imajinasiku saja. Tapi ternyata bukan! adikku juga melihat dan mendengar sama dengan apa yang aku lihat dan aku dengar. Dan pada saat itu, diam dan melihat yang hanya bisa kami lakukan. Tidak lama setelah penampakan bayangan-bayangan itu berhenti, kami pun dibuat terkejut dan langsung memendam kepala kami dengan bantal dalam-dalam, hingga kami tidak mendengar apa yang kami dengar pada malam itu. "Ini, benar-benar sudah jauh lebih menyeramkan.." Bayangkan saja setelah suara langkah-langkah dan bayangan kaki itu berhenti, kami langsung dikejutkan kembali dengan suara orang yang sedang memasak di dapur. Gesekkan antara wajan dan spatula jelas terdengar dari kedua telinga kami. Malam ini benar malam-malam terburuk yang pernah kami alami, namun untungnya kami terselamatkan oleh kantuk yang membuat kami terlelap disaat kami memendamkan kepala dengan dalamnya. "Fix, besok aku akan menceritakan kepada orangtuaku mengenai apa yang aku dan adikku alami malam ini." Bagian keempat... selesai. next update, besok siang yaa gan.. terimakasih..

CeritaDewasa - Kisahku ini adalah kisah nyata, namun namanama dan tempatnya sengaja aku ganti untuk menjaga kerahasiaan saja. Aku adalah seorang wanita setengah baya yang kini berusia 35 tahun. Singkatan namaku SK, tapi temantemanku sering memanggilku Susi saja.

ceritabokepindonesia – Kisah Nyata Sek Sedarah Paling Nafsu Liat Kakak Ku Pakai Baju Yg Ketat Nama saya John, saya tiga bersaudara, saya anak kedua dimana kakakku perempuan berusia 4 tahun lebih tua dariku. Saya ngin menceritakan kejadian yang menimpa kehidupan seks saya 2 tahun yang lalu. Cerita Pada waktu itu saya berumur 17 tahun masih 1 smu, sedangkan kakak saya berusia 21 tahun dan sudah kuliah. Kakak saya orangnya sangat sexy, orang bilang mukanya sexy banget, demikian pula postur tubuhnya, tinggi 160 cm, kulit putih dan bra sya kira 36-an, tapi yang paling menyolok dari dia adalah pantatnya yang bulat besar dan bahenol. Jika berjalan ke mal ataupun kemanapun dia pergi, orang selalu memandang goyangan pinggul dan pantatnya. Sampai-sampai saya sebagai adik kandungnyapun sangat menyukai pantat dan pinggul kakakku itu. Kebetulan kakakku menyukai baju-baju model ketat dan celana ketat sehingga sangat mencetak kemontokan dan keindahan tubuhnya. Apalagi jika dirumah, dia selalu memakai celana tidur ketat tipis yang mencetak belahan pantat dan celana dalamnya. Sebagai remaja yang baru puber dan juga olok-olok dari teman-temanku diam-diam aku sangat terangsang bila melihat pinggul kakakku. Sebaga efek sampingnya aku sering melakukan onani di kamarku atau di kamar mandi sambl membayangkan gimana rasanya kontolku dijepit diantara pantat montoknya. Keinginan itu kurasakan sejak aku duduk di bangku 1 smu ini, aku sering mencuri-curi pandang untuk mengitip CD-nya apabila dia memakai rok. Dia mempunyai pacar yang berumur setahun lebih muda dari padanya. Aku sering memergoki mereka berciuman di ruang tamu. Suatu hari aku memergoki pacarnya sedang menghisap buah dadanya di ruang tamu, mereka belingsatan buru-buru merapihkan baju. Malam harinya kakakku mendatangi kamarku dan memohon kepadaku agar tidak menceritakan apa yang aku lihat ke orang-orang. Dik, jangan bilang-bilang yah, abis tadi si yoyo pacarnya memaksa teteh, katanya. Aku Cuma mengganguk dan melongo karena kakakku masuk kekamarku menggunakan kaos yu ken si dan celana pendek ketat sambil membawa sebuah novel, sehingga paha dan dadanya yang montok jelas sekali. ā€œhai, kok melongo???? ā€œ …aku jadi gelagapan dan bilang ā€œia- ia teh, aku ngga akan bilang-bilangā€ kataku. Tiba-tiba dia rebahan di ranjangku dengan tertelungkup sambil membaca novel , aku memandanginya dari belakang…membuat kontolku ngaceng karena pantat kakakku seolah-olah menantang kontolku. Berkali-kali aku menelan ludah. Dan pelan-pelan aku meraba kontolku yang tegang. Kisah Nyata Sek Sedarah Sampai kira-kira lima menit, dia menoleh ke arahku dan aku langsung melepas tanganku dari kontolku dan berpura-pura belajar. Kakakku mengajakku lari pagi besok hari dan dia memintaku menbangunkannya jam 5 pagi. Aku mengiakannya. Ketika dia keluar kamarku, aku melihat goyangan pinggulnya sangat sexy, dan begitu dia menutup pintu, aku langsung mengeluarkan kontolku dan mengocoknya, tapi sialnya tiba-tiba kakakku balik lagi dan kali ini da melihatku mengocok penisku. Dia pura-pura tidak melihat dan berkata ā€œjangan lupa bangunin teteh jam 5 pagi ā€œ. Lagi-lagi aku gelagapan ā€œia- ia – iaā€ kataku. Kakakku langsung pergi lagi sambil ngelirik ke-arah kontolku dan tersenyum. Malam itu aku ngga jadi beronani karena maul dipergoki kakakku. Pagi harinya jam 5 pagi aku ke kamarnya dan kudapari dia sedang tidur mengakang…. Lagi-lagi aku melotot melihat pemandangan itu dan aku mulai meraba-raba pahanya, sampai kira-kira 2 menit dan ku-remas paha montoknya dia terbangun danaku buru-buru melepaskan tanganku dari pahanya. Singkat cerita kami lari pagi, dia mengenakan training ketat sehingga setiap lekuk pinggul dan pantatnya terlihat sexy sekali dan tiap laki-laki yang berpapasan selalu melirik pantat itu. Begitu selesai lari pagi, kita pulang naik angkutan bus dan kebetulan penuh sesak, akibatnya kiita berdesak-desak. Entah keberuntungan atau bukan, kakaku berada di depanku sehingga pantat montoknya tepat di kontolku . Perlahan-lahan kontolku berdiri dan aku yakin kakakku merasakannya. Ketika bus semakin sesak, kontolku makin mendesak pantanya dan aku pura-pura menoleh ke-arah lain. Tiba-tiba kakakku mengoyangkan pantatnya, karuan aku kenikmatan. dik, kamu kemarin ngapain waktu kakak ke kamar kamu?ā€ katanya ā€œkamu onani yah??? Katanya lagi… aku diam seribu basa karena malu. makanya buru-buru cari pacarā€ katanya. ā€œemang kalo ada pacar bisa digini yah?ā€ kataku nekat sabil menonjokakan kontolku dipantatnya. ā€œsetidaknya ada pelampiasanā€ timpal kakakku. . ā€œwah enak dong teteh ada pelampiasan?ā€tanyaku. ā€œtapi ngga sampe giniā€ kata kakakku lagi sambil menggoyangkan lagi pantatnya. ā€œknapaā€ tanyaku. Sebelum dia menjawab kami sudah sampai tempat tujuan. Pada sore hari itu juga sekitar jam 7 malam, ketika pulang sekolah, kudapat rumah sepi sekali dan perlahan-lahan aku masuk rumah dan ternyata kakakku dan pacarnya sedang diruang tamu saling cium dan saling raba. Aku terus mengintip dari balik pintu, sampai kepada keduanya telanjang bulat, kakakku tinggal memakai CD hitamnya dan pacarnya sudah telanjang bulat. Kulihat kakakku meremas dan mengocok kontol pacarnya yang tegang. Pelan-pelan pacarnya membuka CD kakakku dan terbukalah pantat bahenol nan montok milik kakakku. Pacarnya meremas-remas sambil meringis karena kocokan kakakku pada kontolnya. oh, aku udah ngga tahanā€ kata pacarnya ā€œaku pengen masukin ke memekmuā€ katanya sambil mendorong kakakku sehingga tertelungkup di sofa. Ku lihat dia menindihinya dari belakang kan berusaha menyodokan kontolnya ke memek kakakku dari arah belakang. Tapi begitu nempel di pantatnya, kuliha ar maninya tumpah ke pantat kakakku…. ā€œohhhā€ dia melenguh… dan kakakku menoleh kebelakangā€ kok udahā€ tanyanya…Pacarnya bilang ā€œmaaf aku ngga tahanā€ katanya . Tiba-tiba lampu padam dan telepon HP sang pacar berdering dan di balik pintu aku sedang beronani ria sambil melihat kemontokan tubuh telanjang kakakku. Setelah menerima HP, sang pacar menyalakan sebatang lilin kecil datas lemari dan dia berpakaian dan buru-buru pamit. ā€œAku ngga anterin kedepan pintu yah ā€œ kata kakakku sambil tetap telanjang tertelungkup di sofa….. Begitu sang pacar hilang , nafsuku sudah ke ubun-ubun, di kegelapan remang-remang aku mendekati kakakku dan setelah dekat, dari jarak kira-kira satu meter aku memandangi bagian belakang tubuh telanjang kakakku, berkali-kali menelan ludah melihat pantat bahenol kakakku. Karena udah ngga tahan, aku pelan-pelan membuka pakaianku sambl benar-benar telanjang dan kulihat kontolku yang berdiameter 4cm dan panjang 18cm berdenyut-denyut minta pelampiasan. Aku langsung menindihinya dari belakang, dan untungnya kakakku mengira sang pacar belum pulang dan masih ingin ngentot dia. ā€œaw…., yo nama pacarnya yoyo kok ngga jadi pulangā€ tanyanya , karena kondisi ruangan sangat gelap sehingga dia tidak menyadari bahwa adiknya sedang berusaha memasukkan kontolnya ke memeknya. ā€œaw….yo jangan salah masuk katanya…pelan-pelan yo aku masih perawan’ katanya memohon. Karena aku ngga ngert mana lubang memeknya, maka pelan-pelan ku bimbing tangannya untuk menggengam kontolku dan agar ditutun ke memeknya. Kisah Nyata Sek Sedarah Begitu da megang ā€œyo, kok gede amat sihā€katanya heran soalnya punya pacarnya jauh lebih kecil daripada punyaku sambil membimbing kontolku kememeknya. ā€œdorong pelan-pelan yoā€, aku menekan dan gila bener-bener nikmat ā€œaw…yo sakitttttttttā€¦ā€ rintihnya pelan-pelan sambil meremas sofa. Dan begitu kontolku masuk semuanya dan aku mulai mengentotnya sambil meremas-remas pinggulnya. Aku bener-bener seperti melayang diangkasa, nikmat sekali pantat dan memek kakakku. Dia merintih-rintih keenakan.. ā€œoh yo enak banget, terus yoā€ Setelah sepuluh menit dan berkeringat akhirnya aku mencapai klimaksnya dan crot…crot..crot…spermaku menyembur kedalam memeknya dan kurasakan memeknya berdenyut-denyut dan becek sekali menandakan diapun orgasme. Aku tetap membenamkan kontolku memeknya dan pelan-pelan aku mencabutnya dan meninggalkannya. ā€œyo, mau kemana?ā€ teriaknya…aku buru-buru memunguti pakaianku kekamarku dan masih dalam keadaan telanjang aku rebahan di ranjangku sambil kututupi dengan selimut tipis membayangkan kenikmatan yang barusan terjadi. Tba-tiba telepon berdering dan lampu menyala…..kudengar kakaku menerima telepon itu…dia herannya setengah mati karena yang menelepon adalah pacarnya si yoyo. ā€œyo, kok kamu udah ada di rumah lagi…jangan main-main yah…kamu dimana, udah ngentot langsung lariā€ Beberapa saat kemudian kudengar bunyi telpon dibanting. Dan dikamarku, aku cepat-cepat mematikan lampu dan pura-pura tidur. Semenit kemudian kakakku masuk ke kamarku dan melihat aku tidur berselimut dia menghampriku dan duduk di tepi ranjangku. Di kegelapan kamarku kuintip kakakku hanya memakai handuk dan melihatku tidur ,da ngga berani membagunkanku malahan rebahan disampingku. Kesunyian …sekitar 15 menit, kemudian kuintip ternyata kakakku tertidur, dan pelan-pelan kubuka handuknya dan kulemparkan ke lantai. Lagi-lagi tubuh bugil sexy kakaku dihadapanku, malah kali in di atas ranjangku. Pelan-pelan kukakangkan kaknya sehingga memeknya menganga minta dimasukin dan dengan hati-hati aku arahkan kontolku ke memeknya dan blesssss….kembali kontolku terbenam di memekku….. Tiba-tiba dia terbangun dan kaget setengah mati karena aku adiknya senga ada diatas tubuh montoknya dengan kontol didalam memeknya. ā€œoh, ngapain kamu????, apa-apaan ini??? Jangan? Katanya meronta. Tapi aku sudah mengenjot kontolku…Mungkin karena kenikmatan, rontaannya berubah jadi remasan di punggungku dan ā€œoh dik enak banget….terus dik….’ Katanya sambil mengoyang-goyang pinggulnya membuat kontolku serasa dipelintir. 10 menit kemudian kucabut kontolku dari memeknya, ā€œnungging tehā€ kakakku menurut saja dan melihat posisi nunggng demikian ,benar-benar pemandangan yang paling indah dan merangsang seumur hidupku. Kupukul-pukul kontolku di pantatnya dan kembali kumasukan ke memeknya dan ku gasak lagi dari belakang, kali ini sampai 30 menit dan kakakku entah keberapa orgasmenya, kurasa memeknya becek sekali dan sampai akhirnya akupun orgasme…..kuremsa pantatnya, kudekap erat sambil ā€œohhhhā€ crot…crot…crot….. maniku masuk ke rahimnya. Dan aku langsung roboh di sisinya, begitupun dia…….. Ketika aku memejamkan mata kudengar kakakku menangis….duduk di samping ranjangku…aku memeluknya dari belakang… ā€œmaafkan aku teh, aku khilaf, aku ngga tahan lihat pantat tetehā€ā€¦.Sambil tetap menangis dia berkataā€bukan salahmuā€ teteh tadi di bis merangsang kamu dan teteh pikir tadi si yoyo….tapi setelah lihat kamu ada di kamar dan lihat kontolmu bau memek teteh, teteh pikir udah terlanjur dan teteh tambah yakin setelah berpikir kontol siyoyo ngga sebesar punyamu. Sampai sekarang aku masih menunggangi kakakku yang montok dan bahenol, pacarnya si yoyo masih bersamanya, menurut kakakku si yoyo ngga curiga dirinya udah ngga perawan lagi dan mereka berencana menikah tahun depan. Kisah Nyata Sek Sedarah

Bokeptetangga- Cerita Dewasa Karena Suami Payah Diranjang (Kisah nyata), Suatu saat ketika suamiku akan mendapatkan tugas kantornya selama tiga bulan, malam sebelumnya kita saling berdebat, aku tetap ingin ikut karena tiga bulan bukan waktu yang singkat dan supaya tetep bisa nampung maninya dalam rangka bikin anak. Karena kesibukannya menyiapkan kepergiannya sudah dua minggu aku tidak dienjot oleh suamiku.
Cerita Dewasa -Aku Nora Umurku 35tahun, Ini Merupakan kisah nyataku, Aku mempuyai suami dia seorang Orang yang sibuk selalu bepergian dan jarang pulang untuk perkerjaan. Aku hanya tinggal betiga dengan anakku yang masih umur5 tahun dan Baby Sisterku. Aku jenuh dan melulu menahan rasa kasih sayang dan kepuasan batin yang jarang 1 bulan sekali ada 3/4 kali baru pulang itupun kadang tidak diberi jatah. Mas Rohid sosok lelaki yang bertanggungjawab dan perhatian dengan keluarga. Iyah untuk umur yang sudah kepala 3 aku masihla terbilang mulus. Tubuhku masih semok dan padat. Walaupun tubuhku yang sexy ini jarang dijamah suamiku. aku dapat memberikan kepuasan seks sekali aja udah merasa puas, walaupun sebetulnya aku tidak menikmati kepuasan dari Mas Rohid. Rasanya hambar bersangkutan seks dengan Mas Rohid, bagiku kepuasan seksku paling saat ada seorang tetanggaku yang selalu mendengarkan Curhatanku, Namanya Mody selalu menyerahkan nasehat supaya aku tidak jarang kali sabar. Waktu tersebut Hendra mengajakku pergi nonton memang tipical cowok yang romantis,asik,gokil. Setelah film usai aku dan Mody kembali ke rumah. Besok Mody mengajakku pergi ke puncak dengan anakku. Sesampainya di lokasi tinggal aku bersiap-siap anak muda kece banget aku pun nggak inginkan kalah dong, Sangekā€œAyoo Mas Mod, Kita jalan ā€ā€œIya Nor tunggu sebentar kameraku tertinggal..ā€Setelah seluruh sudah siap aku dan Mody mengarah ke puncak, perjalan selama 3 jam dari rumah. Sesampainya di villa tepat jam 1 siang, Mody memesan kamar 1,ā€œLoh? Kok cuma pesen 1 kamar Mod?ā€ā€œIyah kitakan cuman ber3 dewasa, jadi untuk 1villa ada 2 kamar iyah lumayanā€ā€œ Oh gitu yah, yaudah, hhe… ā€Setelah kunci diserahkan kita mengarah ke kamar. Memang benar apa kata Mody masuk ke kamar terdapat ruang tamu bed 2. Dan di dalam terdapat ruangan 1 lagi untuk Mody tidur. Aku, putriku dan Bik Nigsih istirahat di dua bed depan. Ya okelah,Waktu semakin sore, aku mesti kembali ke villa. Sampai di kamar putriku telah tertidur pulas. aku memutuskan untuk mandi agar lebih enak tidur. Dengan mengenakan baju santai rok pendek dan aku bersolek. Setelah mandi aku dan Mody duduk di ruang Tv. Dia hingga menggelitik aku sampai aku tertawa mulai mengantuk , aku pergi ke lokasi tidurku. Mody masih menyaksikan tv, tengah malam Mody mendekati lokasi tidurku. Ntah malam itu, dia istirahat disampingku unik selimutku. Aku sungguh paling terkejut. Padahal disamping aku terdapat Bik ningsih, aku takut andai mereka terbangun menyaksikan aku istirahat dengan mody, MesumBaca Juga Menemani Bu Guru Kesepian Modyy?, apaan sih kok istirahat disini..ā€ā€œaku pengen merasakan malamku bersamamu Nora!,..ā€ā€œjangan Mod aku telah berkeluarga aku nggak akan menghianati suamikuā€ā€œsudahlah tidak boleh menolak aku tahu anda rindu usapan laki-laki kan?ā€Mody langsung mengecup keningku dan bibirku. Padahal samping bed aku terdapat putri dan pembantuku. Rasanya nggak tenang banget,ā€œpindah di kamar aku yuk Rin..ā€Tanpa berfikir panjang Mody menggendong aku mengarah ke kamarnya. Ntah apa yang akan dilaksanakan Mody aku paling terbawa suasana. Seperti biasa dia berkelakar aku tidak jarang kali digodanya. Layaknya suami istri yang sedang Bercumbu di ranjang. Kembali mendekap aku dengan erat, aku yang menggunakan lingeri tanpa bra seakan payudaraku menempel di dada nafsuku hadir dengan tiba-tiba, Mody melumat bibirku dengan lembut. Lingeriku tersingkap terlihat pahaku yang mulus. Sangat nafsu ciuman mody, aku terbawa dan meladenin ciuman itu. mody membuka lingeriku aku melulu mengikuti saja. Payudaraku menggantung kencang Hendra terlihat semakin siap menerkam payudaraku ini, aku ditidurkan. Tangan Mody meremas payudaraku, dia berjuang membangkitkan gairah seksku. Mulut menghirup dan mengulum putting susuku. Tangan kanan memainkan jemarinya memutar putting dan meremas-remas,ā€œaku horny banget Moddyā€¦ā€ā€œtenang aja Noraa aku akan puasin anda malam ini..ā€Dia terus membuatku yakin untuk semakin percaya denganya, kedua payudara dia mainkan. Enak banget permainan Mody malam ini. Mody mencungkil payudaraku, dia melepas dari dalam celana dalam penis Mody tegak berdiri, Penis yang paling besar berbulu lebat. Mody membuka celana dalamku, kakiku dia buka lebar. Selakanganku dia jilat sampai tubuhku menggeliat sebab nikmat. Tangannya pulang bermain dimemekku yang besar yang rimbun bakal bulu-bulunya, CeritaDewasaā€œmemekmu menggemaskan..ā€ ucap ModyPemandangan yang sangat estetis menantang Mody guna segera memainkannya. Tangannya membuka lipatan-lipatan memekku. Dibuka lebar dan dia berjuang mencari lubang memekku itu. Dia mengairi memekku dengan mengecup ujung luar lubang itu. terus dia kecup sampai aku basah, terbit cairan. Namun Mody semakin energik cairan itu tidak dipedulikan meleleh ,ā€œahhhh..ahhh…Hend ciumi lagi Hen..kecup lagi lubang memekkuā€ kata-kata tersebut keluar dari lama dia memainkan aku, sampai aku tak kuasa. Mody beralih menghirup bibirku, dadanya bergesekan dengan payudaraku sementara penis bergesekan dengan memekku. Nafsu birahi tersebut terus memuncak. Hingga saatnya Mody mengupayakan memasukkan Penisnya,ā€œakkkhhhh…akkkhhh…masuk lagi terus ke dalam Moddyy terus….ā€Baca Juga Ngentot Di Dalam KelasSetengah batang penisnyaa masuk , ā€œohhhhh…ooohhh… lagi Moodd terus dorong penismu masuklagi.. ā€œahhhhhhhhhhhh…..sudah masuk Moodd genjoott memekku moddd!!ā€Mody mengocok kontolmnya di dalam, maju mundur gerakannya. Keringatku mengalir turun membasahi tubuhku. Mody menyaksikan payudaraku tampak montok, dia tak kuasa melihatnya. Sambil memainkan penisnya, mulut Mody mengecup putting susuku yang berwarna kecoklatan,ā€œouughhh nikmat ougghhhh…..ā€ hendra terus menggoyangkan gerakan-gerakan memeluknya erat dan tak kuasa aku menerbitkan cairan lagi,ā€œModdyy aku Sammppaaiii nih..lagi modd bikin basah lagi..ā€ aku tidak jarang kali meminta lebih Mody. Aku telah pasrah dan sangat merasakan goyangan penis Hendra di dalam lubang kenimatanku,ā€œakuu udah nggak tahan, Keluarin yah Norrr??ā€ā€œcroooottt..crrrrooottt…crrooootttā€¦ā€Mody menyemprotkan cairan didalam memekku sampai mentok. Nikmat banget rasanya udah lama tubuhku ini tak disentuh pria. Aku tergeletak lemas Mody mendekatiku mencoba menyerahkan selimutnya. Udara yang dingin menciptakan gairahku hadir kembali,ā€œHen lagi dong..ā€ KisahNyatakuTanpa bersuara Mody membelai payudaraku, putting dia putar-putar memang sengaja menggairahkanku kembali. ā€œenak banget Moodd..jilatt putingnya biar makin enakk..ā€ mengecup putingku paling lama, di belahan dadaku dia mengecup sampai ada tanda bibir merahnya.ā€œaku boleh nggak emut penismu..ā€ā€œboleh Norr apa aja boleh anda sama-sama menikmati..ā€Mody tergeletak aku yang memainkannya, aku kocok penisnya sembari mulutku mengecup penisnya. Nggak lama menciptakan penis Mody berdiri, mudah banget deh. Aku mengulum dengan bersemangat, penis yang panjang tersebut tidak masuk sepenuhnya di mulutku,ā€œahhhhh..ahh Noorrrā€ Desahan Mody sambil mengurangi kepalaku supaya lebih dalam mengulum paling nikmat Mobay tak kuasa akhirnya terbit kembali sperma itu. ā€œcroooottt..crooooottā€¦ā€ mengairi mulutku, tidak sedikit dan tidak banyak asin aku telan sebagian. Kenikmatan tersendiri bagiku menikmati sperma pria. Aku dan dia tak tahan sudah paling capek. Kita istirahat berdua di ranjang dengan posisi masih Mody tidak lepas dari tubuhku dia terus memelukku mencengkeram payudaraku seakan tidak inginkan aku tinggalkan. EnakEnak KisahNyata Cinta Terlarang, kisah cinta apa pun wujud dan penghujungnya merupakan salah satu dari ragam kisah cerita yang selalu dicari dan diperdengarkan ulang dalam panggung perjalanan sejarah.Pertautan antara dua hati dan dua kasih, yang diikuti dengan pertautan segala apa yang sebelumnya menyertai masing-masing dari keduanya menjadi salah satu elemen yang turut memperindah dunia fana ini. Kisah Nyata – Kisah ini merupakan kisah nyata dan bukan kisah dari orang lain melainkan kisahku sendiri, sebut saja namaku Gibran Samaran. Saat ini aku sudah hidup berumah tangga dan tinggal di rumah mertuaku karena istriku merupakan anak tunggal. Apalagi aku sendiri merupakan anak dari keluarga sederhana yang tinggal di rumah petak dan masih ada dua orang adikku yang masih tinggal dengan orang tuaku. Jadi ketika kedua mertuaku menawarkan aku untuk tinggal di rumahnya, akupun menerimanya. Apalagi istriku Nilna juga merengek padaku untuk mau tinggal bersama orang tuanya, saat ini aku kerja di salah satu perusahaan begitu juga istriku sama-sama bekerja namun di perusahaan yang tidak sama. Untuk urusan melakukan adegan seperti dalam cerita dewasa kami juga tidak kalah romantis dengan pasangan yang lain. Kami sering melakukannya apalagi usia kami masih 27 tahun, Nilna begitu puas melakukan adegan layaknya dalam cerita dewasa yang dia katakan padaku. Bahkan dia sering meminta jatah sendiri padaku, hingga akupun keranjingan juga melakukan cerita dewasa dan kamipun hampir setiap malam melakukannya. Bahkan terkadang Nilna mendesah begitu keras di saat kami melakukan hal itu. Hingga terkadang aku harus menutup mulutnya dengan tanganku ā€œSayaaang..jangan keras-keras..ā€ Kataku sambil terus menggoyang tubuhnya ā€œOoouuuugghh.. tapi nikmaaat sayaaang.. aaaaggghhh… aaaaggggghhh… aaaaggghh..ā€ Dia terus saja mendesah hingga kamipun mencapai puncak klimaks, dan bukan berhenti di situ saja Nilna biasa menjilat sperma yang muncrat dari dalam kontolku. Sampai semuanya bersih di tubuhku, dan diapun memelukku dengan tubuh yang sudah basah oleh keringat ā€œMakasih sayang..aku benar-benar puas malam ini..ā€ Katanya dan akupun memeluknya juga ā€œBukannya hampir setiap malam kamu mengatakan hal ituā€ Aku menggodanya dan menciumnya sekali lagi, kamipun tertidur tanpa membersihkan tubuh dulu tapi sempat aku melihat bayangan seseorang di depan pintu. Tapi aku tidak memberitahu pada Nilna istriku, takutnya dia menjadi paranoid. Dan dia pasti mengira itu hantu atau apa, jadilah aku sendiri yang melamunkan hal itu karena bukan pertama kalinya aku melihat bayangan itu tapi sudah berkali-kali. Tapi hingga saat ini aku belum pernah mengatakannya pada siapapun dan semua aku lihat seperti biasa. Baca Juga Ku Entot Istri Temanku Di Rumahnya Setiap pagi kami sarapan dan berangkat ke kantor masing-masing kecuali mama mertuaku yang memang tidak bekerja. Dari awal menikah dia memang tidak pernah bekerja, papa Nilna begitu memanjakannya dan mama hanya tinggal di rumah bahkan dia begitu pintar merawat diri sehingga nampak masih muda dari umur sebenarnya. Mama terlihat seperti kakaknya istriku padahal usianya kini sudah menginjak 40 tahunan. Hingga pada suatu hari pernikahan kami sedang di uji. Istriku akan di tugaskan keluar kota oleh perusahaanya meskipun hanya selama sebulan tapi aku begitu berat melepasnya begitu juga dengan Nilna, dia menangis ketika mengetahui hal itu tapi aku mencoba merajuknya hingga akhirnya diapun mau dan berangkat tugas dan tidak terasa sudah hampir seminggu dia berada di luar kota. Selama ini aku sering pulang ke rumah setiap pulang dari kantor hingga papa Nilna berkata ā€œGibran kamu nggak usah malu meskipun sedang tidak ada Nilna disni..butuh apa kamu bilang aja ke mama..ā€ Aku menjawab sungkan ā€œIya pa..ā€ Karena memang aku begitu menghormati kedua mertuaku itu, apalagi papa Nilna yang begitu wibawa meskipun aku tahu saat ini dia sedang menderita diabetes. Hingga pada suatu malam ketika aku sedang berada di dalam kamar sendirian, aku terbangun oleh suara pintu yang terbuka setelah aku lihat ternyata mama mertuaku ā€œAda apa ma?ā€ Tanyaku padanya bukannya menjawab dia malah semakin dekat padaku, dengan pakaian malam yang begitu jelas memperlihatkan lekuk tubuhnya yang masih padat dan juga toketnya yang masih montok. Dia memeluk tubuhku seraya berbisik lirih ā€œGibran..temani mama malam ini sayang..ā€ Diapun menciumku namun aku segera mendorong tubuhnya sambil berkata ā€œMa..jangan ma nanti papa bangun..ā€ Dia tidak menggubrisnya terus saja dia menyosor mencium wajahku ā€œPapa nggak ada Gibran dia lagi ke luar kotaā€œ Kini bibirnya telah mengunci bibirku dia lumat dengan penuh gairah. Akhirnya akupun tidak menolak apa yang dia lakukan padaku, malah wajahku kini berada di belahan buah dadanya. Aku telusuri dengan mulutku bahkan sesekali aku menggigit putingnya lalu aku hisap juga ā€œOOouuuuggghh… teruuuuus… Gibraan… aaaaggggghhh… aaaaaggghhh… sayaaang… aaaaaggggghhh… aaaaaagggghhhh… aaaaagggghhh….ā€ Terus saja aku melakukan hal itu. Seperti adegan dalam cerita dewasa aku terus membuat mama mertuaku bertambah gairahnya ā€œOoouuggghh.. ayooo..lakukaaan Gibraaan.. ayo sayaaaang… aaaaaggggghhh…. aaagggghhhhh…. aaaaggggggghhh….ā€ Dia melepas celana yang aku pakai begitu melihat kontolku diapun langsung mengulumnya dalam mulutnya dan akupun merasakan kontolku begitu hangat. Hingga akupun tidak dapat menahan untuk mengerang ā€œOoouuuggggghhh… maaa… aaaaaggghhh… aaagggghh… aaagggghhh..ā€ Dengan perlahan akupun menindih tubuh mama lalu begitu masuk seluruh kontolku akupun menggoyanganya. ā€œAaaaagggggghhhh…. aaaaggggghhhh…. aaaaagggggghhh… aaaagggggghh..ā€ Ternyata tubuh mama tidak beda jauh dengan anaknya, terasa begitu hangat. Akupun semakin cepat bergerak di atas tubuhnya dan aku lihat mama tersenyum sambil menciumi seluruh lenganku ā€œOoouuggggghhh… Gibraaan… aaaagggggghhh.. teruuuus… sayaaang.. mama sudaaah kepinginn ini lamaa sekaliā€¦ā€ Katanya di sela desahan yang keluar dari dalam mulutnya, dan saat itu juga aku tahu kalau selama ini yang sering terlihat bayangan di balik pintu kamarku ternyata mama. Dia terus saja memuaskan nafsunya dengan berbagai posisi yang dia lakukan sendiri, ibarat pemain dalam adegan cerita dewasa ā€œOOouugggghh…. maaa… Gibran.. aaaggggghh… aaaggggghhh… aaaaaaagggghhh..ā€ Baca Juga Aku Memelas Kepada Rob Untuk Membuatku Klimaks Saat itulah kontolku menyemburkan larva kental dan hangat juga memenuhi lubang kemaluan mama, diapun tersenyum puas padaku setelah itu memeluk tubuhku yang terkulai lemas. Malam itu kami melakukan adegan seperti dalam cerita dewasa berulang kali. Aku benar-benar takjub pada mama yang begitu buas melakukan hal itu, hingga menjelang pagi kami baru selesai dan mamapun tertidur di kamarku. Untungnya dia terbangun terlebih dahulu sebelum papa datang, sejak saat itu kami sering melakukan hubungan itu tanpa ada yang tahu bahkan kami tidak pilih-pilih tempat.
Saatini aku berumur 37 tahun. Aku dan istriku sudah cukup lama tinggal di Jogjakarta. Pagi ini memang sudah jadwalku untuk berangkat dakwah keliling sebagai agenda tahunan. Alhamdulillah, karena Allah perkenalkan aku dengan teman-teman yang baik dan sering ke masjid, aku pun dipertemukan dengan jamaah dakwah ini.

Cerita Sex – setelah sebelumnya ada kisah Bermula Dari Nonton BF Bareng Teman Kost Cewek, kini ada cerita Kisah Nyata Istri Tetangga Yang Butuh Kepuasan. selamat membaca dan menikmati sajian khusus bacaan terbaru cerita sex bergambar yang hot dan di jamin seru meningkatkan nafsu birahi seks ngentot. Sekitar satu bulan yang lalu tepatnya di hari minggu sekitar jam subuh Aku keluar rumah untuk olah raga atau berlari subuh sebagaimana yang kulakukan setiap hari minggu subuh. Namun, kali ini lari subuh yang kulakukan sangat bermakna, sebab aku ditemani oleh seorang tetangga dekat. Sebut saja namanya ā€œDinaā€. Dia adalah Suami sah orang lain yang sudah memiliki 2 orang anak, tapi penampilannya masih cukup menarik. Kulitnya mulus, putih dan tubuhnya langsing. oia, Kenalkan nama saya Rano. Usia 38 tahun, tinggi 150 cm dan berat badan 60 kg, warna kulit coklat kehitaman serta rambut lurus. Ketika aku keluar melewati pintu pagar, secara samar-samar aku melihat sesosok tubuh dengan kaos warna hitam melekat di tubuhnya serta celana setengah panjang tergantung di atas lututnya membuka pintu rumahnya lalu mengikutiku. Aku tetap saja jalan agak cepat dan berpura-pura tidak memperhatikannya, tapi saat aku memasuki sebuah lorong, iapun semakin dekat di belakangku. Aku sangat yakin kalau Dina sengaja mengejarku untuk berlari subuh bersama. ā€œPak, tunggu Pakā€ panggilnya dari belakang, tapi aku tetap berlari, tapi sengaja kukurangi kecepatannya agar ia bisa lebih dekat denganku. ā€œPak, tunggu donk Pak, aku capek nih, kita sama-sama ajaā€ teriaknya dengan suara yang tidak terlalu keras. Setelah kudengar nafasnya terengah-engah karena jaraknya sudah semakin dekat denganku, mungkin sekitar 10 meter di belakangku, aku lalu berhenti menunggunya, sebab kedengarannya ia capek sekali. ā€œAda apa Bu, kenapa ibu mengejarku?ā€ tanyaku sambil berhenti. ā€œTidak ada apa-apa. Aku hanya mengejar bapak agar kita bisa lari bersama, biar lebih santai dan kita bisa sambil ngobrolā€ katanya dengan nafas terputus-putus karena kecapean. Setelah Dina berada di samping kiriku, kami lalu lari bersama, tapi kali ini tidak terlalu kencang, bahkan terkesan lari-lari kecil, yang penting tubuh kami bisa bergerak-gerak sehingga terkesan berolahraga pagi. ā€œNgomong-omong, apa ibu juga secara rutin lari subuh setiap hari minggu?ā€ tanyaku pada Dina sambil berlari kecil. ā€œNggak kok, cuma kebetulan kudengar pintu rumah bapak terbuka dan kulihat bapak keluar berpakaian olah raga, sehingga tiba-tiba aku juga tertarik untuk menyegarkan tubuh dan menghirup udara subuhā€ jawabnya. ā€œKenapa Nggak sekalian keluar sama suami ibu atau anak-anak ibu?ā€ tanyaku lagi sambil tetap berlari. ā€œAnu Pak, suami saya itu baru saja pulang dari jaga malam, maklum kerjaan satpam jarang sekali bermalam di rumahā€ jawabnya santai. Kebetulan suami Dina tugas malam sebagai satpam pada salah satu perusahaan swasta di kota kami. Mendengar ucapan Dina itu, aku jadi terpancing untuk bertanya lebih jauh tentang kehidupan rumah tangganya. Apalagi kami sudah sering bicara humor. Aku sangat paham kalau Dina orangnya terbuka, lugu dan sedikit genit. Aku merasa berpeluang besar untuk bertanya lebih banyak padanya soal hubungannya dengan suaminya. ā€œMaaf Bu, kalau aku terlalu jauh bertanya. Jadi kedua anak ibu itu dicetak pada siang hari semua donk, sebab suami ibu jarang berada di rumah pada malam hari,ā€ kata saya pada Dina, namun ia tetap tidak tersinggung, bahkan nampaknya ia tetap bersikap biasa-biasa saja. ā€œBukan pada siang hari Pak, tapi pada subuh dan pagi hari, sebab biasanya suami saya pulang pada subuh hari dan langsung saja mengambil jatah malamnya, apalagi dalam keadaan ia haus,ā€ katanya santai. Setelah capek, kami beristirahat sejenak di atas jembatan sambil bersandar di pagar besi jembatan. Kebetulan di atas jembatan itu, banyak orang sedang ngobrol dan membahas masalahnya masing-masing. ā€œBu Din, kalau begitu waktu anda berhubungan dengan suami anda selalu singkat dan dilakukan secara terburu-buru, sebab anak-anak anda sudah mulai bangun, lagi pula suami anda sangat ngantukā€ pancingku padanya. ā€œYah begitulah kebiasaan kami, lalu mau apa lagi jika memang waktunya yang paling tepat hanya saat itu. Sebab di siang hari, anak-anak kami pada berkeliaran dalam rumah dan tamu-tamupun yang datang harus disambutā€ katanya serius, tapi tetap santai. ā€œKalau begitu anda tidak pernah menikmati hubungan suami istri yang sebenarnya sebagaimana layaknya suami istriā€ pancingku lagi. ā€œKenapa tidak, kami merasa sama-sama menikmatinya. Buktinya kami punya dua orang anakā€ katanya serius sekali sambil memandangiku. Tanpa berhenti bicara, kami lalu berjalan lagi memutar ke jalan menuju rumah kami kembali. Aku coba memikirkan apa lagi yang dapat kutanyakan pada Dina mengenai hubungannya dengan suaminya. Ini kesempatan emas bagiku untuk mengetahui lebih dalam lagi tentang kehidupannya di atas ranjang bersama suami, sebab aku berniat membuat ia penasaran agar merasa membutuhkan sex lebih dari yang didapatkan dari suaminya. Aku sebenarnya ingin merangsang dia agar mau melakukan bersama denganku. ā€œBu Din, sex itu sebenarnya melebihi dari apa yang anda lakukan bersama suami anda. Suami-Istri harus menikmati kepuasan berkali-kali minimal selama 3 jam tanpa sedikitpun rasa tergesa-gesa dan takut. Menerapkan berbagai macam gaya dan posisi. Anda tentu tidak sempat menikmati semua itu khan?ā€ jelas saya pada Dina panjang lebar. ā€œOh yah, tapi bagaimana caranya jika suamiku tidak memungkinkan melakukan hal itu atau tidak mau melakukannya?ā€ tanyanya serius. Nafas Dina sangat keras kedengaran ketika ia selesai menanyakan hal itu, bahkan sempat memandangiku dengan penuh harap dan bergairah. ā€œSekiranya ada orang lain yang bersedia memberikan kenikmatan itu pada Ibu Dina, apa ibu tidak keberatan menerimanya?ā€ tanyaku lebih berani. ā€œOrang lain siapa misalnya?ā€ tanyanya sambil berhenti. ā€œSa.. Sa.. Saya misalnya. Maaf ini hanya sekedar misal Buā€ jelasku sedikit khawatir kalau-kalau ia tersinggung dan memarahiku. ā€œBe.. Betulkah ucapan bapak itu? Mana bapak mau sama sayaā€ ucapannya. ā€œBoleh saja terjadi jika memang hal itu sama-sama dibutuhkan, apalagi terhadap wanita cantik lagi muda seperti ibu Dina iniā€ ucapku sambil tersenyum memandangi wajah ibu Dina yang bertubuh langsing itu. ā€œHa.. Ha.. Ha, bisa aja bapak ini. Gombal ni yeeā€ katanya terbahak. ā€œBetul Bu. Aku serius. Aku tidak main-main nih..ā€ kataku tegas. Mendengar ketegasanku itu, Ibu Dina tersentak kaget dan tiba-tiba meraih tanganku lalu mengajakku berhenti di pinggir jalan. Sambil kami berhadap-hadapan dengan jarah sekitar 2 jengkal. Dina lalu berkata ā€œBila ucapan bapak itu benar dan serius, akupun serius dan bersedia. Tapi bagaimana caranya Pak agar perbuatan kita lebih aman?ā€ tanyanya. ā€œSuamimu biasanya bangunnya jam berapa?ā€ tanyaku lebih mengarah lagi. ā€œBiasanya jam atau siangā€ jawabnya serius sekali. ā€œKebetulan sekali istri dan anak-anakku mau pulang kampung membesuk keluarga. Mungkin jam sore baru balik. Bagaimana kalau ibu bilang sama anak-anaknya bahwa ibu mau ke pasar, lalu ibu masuk ke rumahku?ā€ tawaranku lebih lanjut. ā€œOke, tunggu saja Pak. Sebentar aku akan masuk dari pintu belakang rumah bapak biar tidak ada yang melihatkuā€ katanya berbisik. Setelah kami sepakat, kami lalu berpisah dan lewat jalan yang berbeda agar tetangga tidak curiga pada kami, apalagi sudah jam menit. Hanya sekitar 5 menit setelah aku masuk ke rumah, pintu belakang rumah kelihatan terbuka dengan pelan. Ternyata Ibu Dina menepati janjinya. Ia masuk dengan pelan tanpa mengganti pakaian yang dipakainya tadi. Hanya saja bau tubuhya terasa lebih harum menyengat di hidungku. ā€œBu, adakah yang melihat ibu ke sini?ā€ tanyaku setelah aku menutup dan mengunci pintu depan dan belakang. ā€œTidak ada Pak. Suamiku masih tertidur nyenyak dan anak-anakku lagi main di luar dengan teman-temannya. Aku mengunci pintu dari luarā€ katanya sambil jalan menuju tempat tidurku. Setelah kami duduk berdampingan di pinggir tempat tidur, kami sempat bertatapan muka tanpa sepatah katapun sejenak. Namun, karena kami sudah saling penasaran dan saling terbakar nafsu, maka kami lalu segera berbalik arah sehingga kami saling berhadap-hadapan dengan jarak yang dekat sekali. Karena dekatnya, maka nafas Dina terasa menyapu hidungku yang membuat aku sedikit gemetar. ā€œAyo Bu kita mulai permainannyaā€ pintaku sambil kuulurkan kedua tanganku untuk meraih kedua tangannya. ā€œTerserah bapaklah. Aku turuti saja kemauan bapakā€ katanya sambil menatap wajahku. Mula-mula aku menyentuh kedua tangannya, lalu naik ke lengan, bahu, leher, pipi dan telinganya sampai mengelus-elus rambut dan dagunya. Dina hanya diam menerima perlakuanku. Namun setelah kedua tanganku merangkul punggungnya dan mencium pipi dan bibirnya, iapun mulai bergerak membalasnya, sehingga kami saling berpagutan dan mengisap. ā€œBoleh saya masukkan tanganku Bu?ā€ tanyaku sambil menyelusupkan kedua tanganku masuk di balik kaos yang dipakainya dan secara perlahan menembus masuk di balik BH tipis yang dikenakannya. Dina hanya mengangguk sambil merangkulku dengan keras dan merapatkan tubhnya di tubhku, sehingga terasa hangatnya di dadaku. ā€œBoleh kubuka pakaiannya Bu?ā€ tanyaku lagi setelah puas memainkan kedua payudaranya dari dalam pakaiannya. Ia lagi-lagi hanya mengangguk dan melonggarkan rangkulannya guna memudahkan aku melucuti pakaiannya. Setelah kaos dan BH yang dikenakannya semuanya terlepas dari tubuhnya, aku sejenak melepaskan rangkulan dan pagutan untuk memperhatikan indahnya bentuk tubuhnya yang telanjang, terutama kedua payudaranya yang tergantung di dadanya. Aku sempat terperangah ketika menyaksikan kedua payudaranya yang sangat putih dan mulus, bahkan ukurannya cukup sederhana dan masih keras seperti belum pernah terjamah saja. Maklum kedua anaknya tidak pernah menetekinya, sebab keduanya sejak lahir memang dibiasakan meminum air susu kaleng dengan botol. Setelah puas memandanginya, aku segera meraih kedua bukit kembarnya dan menyerangnya secara bergantian dengan mulutku. Kuhisap putingnya berkali-kali agar ia cepat terangsang. Dina hanya bergelinjang dan berdesis. ā€œAduh, cepat buka Pak, aku sudah tidak tahan nih. Ayo Pakā€ pintanya berkali-kali, namun aku sengaja tidak peduli ucapannya. Bahkan aku semakin mempercepat isapanku pada teteknya, lehernya, pusarnya dan seluruh tubuh telanjangnya. ā€œAyo donk Pak, buka cepat pakaiannya, aku sudah tak tahanā€ pintanya lagi. Kali ini kubuka bajuku lalu celana panjang yang kupakai berlari tadi. Setelah tersisa hanya celana kolorku saja, aku lalu menurunkan celana setengah panjang yang dikenakannya, sehingga kami sama-sama setengah bugil. Kami saling berpelukan dan bergulingan di atas kasur sambil saling meraba seluruh tubuh. Setelah itu aku mengangkanginya, lalu menelanjanginya setelah menelanjangi diriku. Kini kami sudah sama-sama bugil tanpa sehelain benangpun menutupi tubuh kami. ā€œPak, ayo dong Pak. Masukkan cepat, aku sudah ingin sekali menikmatinya biar cepat selesaiā€ bisiknya sambil menarik tubuhku lebih dekat ke arah kemaluannya. Aku patuhi permintaannya. Aku dengan mudah membuka kedua pahanya, sehingga nampak jelas kelentitnya yang mungil berwarna merah jambu muda. Terasa sedikit basah oleh cairan pelicin yang keluar dari sela-sela vaginanya. Bulu-bulu yang tumbuh di sekitarnya cukup tipis dan rapi seolah terawat dengan baik. ā€œTahan donk sayang, waktu kita masih panjang. Lagi pula kan aku akan tunjukkan semua permainanku yang belum pernah ibu rasakanā€ pintaku sambil meraba-raba dan sesekali menusuk-nusuk dengan telunjuk pada lubang yang sedikit menganga di antara kedua pahanya itu. ā€œBoleh kucium dan kujilat inimu Bu?ā€ tanyaku sambil mendekatkan kepalaku ke selangkangannya. ā€œTerserah dech, tapi jangan lama-lama, sebab aku semakin tak tahan lagiā€ katanya pasrah. Dina bergelinjang kuat. Pantatnya terangkat-angkat ketika aku menusuk-nusukkan lidahku ke lubang kemaluannya, apalagi saat aku menggigit-gigit kecil kelentitnya yang agak keras dan kenyal itu. Ia semakin berdesis dan setengah berteriak akibat perlauanku yang mengasyikkan itu. Ia sangat menikmatinya, bahkan menekan kepalaku lebih dalam lagi. ā€œBoleh kumasukkan sekarang Bu?ā€ tanyaku meski aku yakin ia sangat mendambakannya dari tadi. Secara berlahan tapi pasti, ujung kontolku mulai menyentuh kelentitnya lalu bergeser mencari lubangnya. Setelah ketemu, sedikit demi sedikit mulai menyelusup masuk. Bahkan ketika masuk separoh, aku berniat berlama-lama disiti, tapi dasar wanita yang sudah sangat penasaran, maka ia segera menarik punggungku dan mengangkat tinggi-tinggi pantatnya, sehingga kontolku amblas seluruhnya tanpa bisa lagi kukendalikan. ā€œAahhkkhh.. Uukk.. Hhmm.. Eeanaakk.. Sesekaali. Teerus Pak, ayoo.. Gocokk.. Llrr.. Hh.. Aauuhhā€ itulah suara yang sempat dikeluarkan dari mulut Dina ketika gocokan kontolku semakin keras dan cepat. Ia bagaikan orang kehausan yang menemukan air minum. Diteguknya keras-keras dan napasnya seolah terputus sejenak menahan rasa kenikmatan yang kuberikan. Tanpa bicara lagi, Dina langsung memutar tubuhnya, sehingga ia berada di atas mengangkangiku. Ia bagaikan orang naik kuda. Bunyi pantatnya sangat keras beradu dengan perutku, karena ia duduk di atasku sambil membelakangi wajahku. ā€œAkkhh.. Uuhh.. Uuhh.. Aakkhh..ā€ Suara itulah yang sempat keluar dari mulutku ketika kurasakan nikmatnya vagina Dina yang menjepit kemaluanku. Ia seolah tak kenal lelah dan tak mau berhenti melompat di atasku. ā€œAkkhh.. Buu.. Buu..’ berhenti dulu donk. Kita istirahat dulu. Aku kecapean nihā€ teriakku ketika kurasakan ada cairan hangat yang mulai mau menyelusup keluar di ujung perutku. Tapi Dina tetap saja bergerak dan bergoyang pinggul di atasku tanpa peduli ucapanku. Karena ia tak mau berhenti, aku segera bangkit dan berlutut sehingga ia secara otomatis nungging di depanku. Aku langsung hantam dari belakang dan menggocok keras serta cepat hingga terasa cairan hangatku sudah berada di ujung penisku. Aku sudah tidak peduli di mana mau tumpah, apa di luar atau di dalam kemaluan Dina. Yang penting puas. ā€œPak, cepat donk, terus gocok dengan keras, ayohh.. Uuhh.. Aahh.. Uummhh.. Auhhā€ kata Dina terputus-putus. Sedetik kemudian, Dina berteriak sedikit keras ā€œAiihh.. Aakuu.. Kkeeluuaarr.. Paaā€ dan saat itu pula aku tak mampu mengendalikan diri, sehingga cairan hangatkupun tumpah ke dalam rahim Dina. Apa mau dikata, nasi sudah jadi bubur. Kami saling memberi kenikmatan yang luar biasa. Pertemuan kemaluan kami terasa sangat rapat dan seolah melekat, sehingga terasa gemetar seluruh tubuh kami. Dina langsung telungkup dan merapatkan perutnya ke kasur, sementara aku tetap menindihnya. Setelah hampir 2 menit kami tidak bergerak, akhirnya kami saling telentang puas. Namun, tiba-tiba muncul rasa ketakutan dalam hati saya kalau-kalau Dina hamil akibat cairan kentalku masuk ke rahimnya. ā€œPak, terima kasih atas kenikmatan yang kau berikan. Aku sama sekali baru kali ini merasakannya. Ternyata selama ini aku belum pernah merasakan kepuasan dan menikmati sex yang sebenarnya dari suami saya. Kepuasan yang kuterima dari suami saya selama ini hanyalah semu dan..ā€ belum selesai bicara, aku segera memotongnya dan berkata ā€œMaaf Bu bila kenikmatan yang sempat kuberikan masih sedikit, sebab sedianya aku akan memberikan sebanyak mungkin, tapi lain kali saja, sebab aku capek sekali. Habis kita baru saja lari subuhā€ balasku. Setelah itu, kami saling berpelukan dan memberi ciuman perpisahan, lalu kami bangkit menuju kamar mandi untuk membersihkan tubuh. Di dalam kamar kami saling berbisik karena takut ada orang lain yang mendengar pembicaraan kami. Setelah kami berpakaian lengkap seperti semula, aku lalu membuka pintu belakang rumahku dan memeriksa kalau-kalau ada orang lain yang lalu lalang dan mencurigakan, tapi ternyata sepi. Aku masih mau tahan agar Dina istirahat sejenak untuk melanjutkan ronde berikutnya, tapi tiba-tiba Dina melihat jam tangannya lalu segera pamit keluar karena katanya sudah pukul menit siang. Suaminya sudah hampir bangun. Iapun cepat-cepat kembali ke rumahnya. Besoknya kami sempat ketemu seperti layaknya tetangga dan kami pura-pura bersikap biasa-biasa saja, namun hari minggu berikutnya, kamipun kembali berlari subuh bersama, tapi kami hanya sepakat untuk mengulangi persetubuhan kalau ada kesempatan kapan-kapan saja. Aku menjanjikan tip yang lebih nikmat lagi, dan iapun setuju. Kisah Nyata Istri Tetangga Yang Butuh Kepuasan by – Cerita Dewasa, Cerita Seks Hot, Cerita Mesum, Cerita ngewe, Cerita Panas, Cerita Ngentot, Kisah Pengalaman Seks, Cerita Porno, Cerita Bokep indo.

CeritaNyata: Aku Dientot oleh pacar dan ayahku - cerita dewasa terbaru. Aku adalah anak tunggal. Ibuku adalah seorang wanita yang disiplin dan agak keras sedangkan ayahku kebalikannya bahkan bisa dikatakan bahwa ayah di bawah bendera ibu. Bisa dikatakan ibulah yang lebih mengatur segala-galany a dalam keluarga. Cerita Dewasa Seks - Inilah pengalaman pertama saya bermain cinta dengan wanita selain istri saya, peritstiwa itu sendiri terjadi sekitar 3 bulan yang lalu di sebuah daerah di Jawa Tengah, berawal dari adanya tugas kantor yang mengharuskan saya melakukan beberapa pelatihan untuk beberapa cabang di daerah. Tinggal di hotel kota S dan terkadang tidur di … Continue reading Cerita Dewasa Nyata Ngentot Dengan Memek Milik Istri Orang Cerita Dewasa Seks - Kejadian ini berlangsung ketika saya berumur 22 th. Saat itu saya masih kuliah di salah satu perguruan tinggi di Surabaya. Saya berkenalan via internet dengan seorang janda berumur 40th bernama bernama Winny, dia mempunyai 2 orang anak berumur 5 dan 9 th. Mulanya saya hanya tertarik karena orangnya ramah dan asyik … Continue reading Cerita Dewasa Pesta Seks Dengan Dua Wanita Jalang Cerita Dewasa Seks - Nama saya Lisa nama samaran. Usia 23 tahun. Saya seorang mahasiswa di sebuah perguruan tinggi di Bandung. Rumah saya dari Jawa Timur, jadi niatnya hanya belajar di Bandung. Siapa tahu bisa jadi insinyur. Saya tinggal di daerah Dago, menempati rumah besar milik keluarga paman saya. Rumah itu sepi dengan beberapa ruangan … Continue reading Cerita Dewasa Tentang Sepasang Cewek Lesbi Yang Saling Memuaskan Cerita Dewasa Seks - Namaku Wina, umurku sudah 35 tahun dengan dua orang anak yang sudah beranjak dewasa. Kedua anakku disekolahkan di luar negeri semua sehingga di rumah hanya aku dan suami serta dua orang pembantu yang hanya bekerja untuk membersihkan perabot rumah serta kebun, sementara menjelang senja mereka pulang. Suamiku sebagai seorang usahawan memiliki … Continue reading Cerita Dewasa Seru Ketika Diperkosa Supir Pribadiku Cerita Dewasa Seks - ini berawal dari pertemuanku dengan seorang wanita bernama Cika di sebuah mall di Ibukota. Namaku Yanto, kegiatan sehari-hariku adalah sebagai seorang mahasiswa, kebetulan hari itu aku sedang tidak ada jadwal kuliah sehingga aku memutuskan untuk bersantai sambil minum kopi. Karena masih siang, mall yang kukunjungi masih sepi hanya terlihat beberapa orang … Continue reading Cerita Dewasa Terbaru Tante Girang Liar Merenggut Keperjakaanku Cerita Dewasa Seks - Vita yang awalnya cupu setelah masuk SMA dia menjadi gaul dan Fashionable. Akibat pergaulanya itu bahkan dia sampai terjerumus dalam sexs bebas, sampai dia kehilangan keperawananya diusianya yang masih dini yaitu diusia 15 tahun. Panggil saja aku Vita usiaku 15 tahun aku baru saja masuk di bangku SMA. Aku anak pertama … Continue reading Cerita Dewasa Kenangan Saat Melepaskan Keperawanan Di Gedung Sekolah Cerita Dewasa Seks - Perkenalkan nama saya Roni dan saya seorang pengusaha sebuah perusahaan tambang yang mempunyai banyak cabang di seluruh Indonesia. Bulan lalu saya urus perijinan ke kantor cabang daerah di Bali. Sеtеlаh mеlаkukаn реrjаlаnаn udаrа hаmрir 2 jаm dаri Semarang, аkhirnуа saya ѕаmраi juga. Di bаndаrа, Saya ѕudаh ditunggu oleh Manager dan staff … Continue reading Cerita Dewasa Panas Ngentot Dengan Teman Kantor Cerita Dewasa Seks - Usiaku masih muda dimana yang ke 18 tahun dengan tinggi 169 cm berat 53 kg dan kulit putihku yang halus, perkenalkan namaku Heni, kebanyakan di keluargaku mempunyai badan yang ramping ramping dan seksi jadi aku juga tidak bingung kalau makan banyak, oya disini aku inign berbagi cerita yang mana saat pulang … Continue reading Cerita Dewasa Hot Om Ngentot Dengan ABG CsygM5.
  • z8mvva9v7d.pages.dev/568
  • z8mvva9v7d.pages.dev/585
  • z8mvva9v7d.pages.dev/308
  • z8mvva9v7d.pages.dev/515
  • z8mvva9v7d.pages.dev/512
  • z8mvva9v7d.pages.dev/426
  • z8mvva9v7d.pages.dev/137
  • z8mvva9v7d.pages.dev/334
  • cerita dewasa kisah nyata